4 Program Keuangan Inklusif yang Dicanangkan oleh OJK

4 Program Keuangan Inklusif yang Dicanangkan oleh OJK

Dalam peredaran program keuangan inklusif, nama OJK sudah tidak asing lagi. Bahkan pernah diorbitkan mendapat penghargaan di tingkat Asia karena berhasil meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Untuk itu, Anda perlu tahu nih apa saja program yang dicanangkan oleh OJK sampai sekarang ini. Berikut selengkapnya:

1. Reksa Dana Mini Mart

Saat ini, bangunan minimarket sudah banyak terdistribusi. Mulai di kalangan perkotaan hingga ranah pinggiran kota. Bahkan di kawasan karesidenan juga sudah mulai tumbuh bangunan minimarket. Tujuan diterbitkannya program ini tidak lain agar bisa dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat Indonesia.

Apakah reksadana begitu penting sehingga OJK turun tangan? Tentu saja. Kampanye dari OJK selalu berangkat dari pertimbangan secara matang. Mengingat OJK sebagai pihak otoritas resmi yang berasal dari pemerintah. Selama ini, belum banyak yang mengenal investasi reksadana. Padahal memiliki banyak manfaat.

Salah satunya bisa dijadikan alternatif untuk memecahkan masalah keuangan di usia senja. Maklum, sebagian besar masih ada yang khawatir tidak bisa survive begitu memasuki masa pensiun. Terlebih lagi angka harapan hidup manusia umumnya di bawah 68 tahun. Dengan adanya Reksa Dana Mini Mart, Anda pun bisa turut mengikuti investasi reksadana.

2. Reksa Dana Syariahku (SAKU)

Program ini hampir mirip dengan program sebelumnya. Bedanya, segala sistem serta bentuk imbal investasinya didasarkan pada mekanisme keuangan dalam Islam. Produk dari SAKU bisa dimanfaatkan oleh para pelajar serta mahasiswa yang memiliki sifat massal. Jadi, selagi Anda masih belajar di bangku sekolah atau kuliah, bisa memanfaatkan program ini.

Baca Juga: Rencana Pemerintah dalam Mengurangi Tingginya Tingkat Pengangguran

Syarat yang diberlakukan sangat sederhana. Anda hanya perlu memiliki modal sekurang-kurangnya 100 ribu Rupiah untuk mengikuti program keuangan inklusif ini. Selalu update perkembangan informasi yang diberikan langsung oleh OJK. Mengingat informasi sekarang begitu mudahnya terserap, pasti tidak susah ketika hendak mengakses data-datanya.

3. Simpanan Mahasiswa dan Pemuda (SiMuda)

Bagi pemuda yang berangkat dari mahasiswa maupun kalangan umum pasti membutuhkan amunisi untuk masa depan. Uang jajan yang Anda terima bisa disimpan lewat SiMuda. Target kampanye dari program ini ditujukan untuk kelompok pemuda berusia antara 18 tahun hingga 30 tahun. Syarat yang diberlakukan cukup mudah.

Tidak hanya itu. SiMuda juga memiliki fitur asuransi serta produk investasi yang berafiliasi dengan pihak perbankan Indonesia. Sudah saatnya para pemain investasi diisi oleh generasi muda kita. Tidak melulu kalangan profesional dari segi umur maupun keterlibatannya dalam dunia investasi. Sedangkan adanya asuransi berfungsi untuk mengamankan simpanan uang.

4. Simpanan Pelajar (SimPel dan SimPel iB)

Kampanye yang dilakukan oleh OJK ini memiliki fungsi vital untuk mendorong para pelajar agar bisa menghargai keuangan pribadinya. Meskipun modal dasar keuangan berasal dari orang tua, tetapi harus dikontrol. Caranya dengan mengikuti program SimPel dan SimPel iB Goes to School. Uniknya, program ini sudah terafiliasi dengan bank-bank di Indonesia.

Apakah termasuk bank mainstream? Tentu saja. Soalnya program ini bersifat nasional. Baik bank mainstream seperti BI, BNI, dan sebagainya bisa Anda manfaatkan untuk mengikuti program dari OJK ini. Meskipun masih berada di bangku sekolah atau kuliah, informasi terkait inklusi keuangan harus disampaikan sejak dini.

Tujuan dari program ini agar bisa meningkatkan literasi inklusi keuangan yang ada di Indonesia. Maklum, antara yang sudah tahu, kurang tahu, dan belum tahu sama sekali memiliki jarak yang tidak terlalu terpaut jauh. Padahal inklusi keuangan sangat bermanfaat secara luas.

Untuk mengenal lebih jauh tentang inklusi keuangan, silakan simak di https://www.cekaja.com/info/mengenal-inklusi-keuangan-pengertian-manfaat-dan-inovasinya-untuk-negara/. Selain program keuangan inklusif di atas, Anda juga bisa memanfaatkan pinjaman online yang ada di CekAja jika ingin terlibat keuangan inklusif.

Tinggalkan Balasan